Home / Berita Umum / 8 Orang Diduga Pembalak Kayu Sonokeling di Tulungagung-Trenggalek Diamankan

8 Orang Diduga Pembalak Kayu Sonokeling di Tulungagung-Trenggalek Diamankan

8 Orang Diduga Pembalak Kayu Sonokeling di Tulungagung-Trenggalek Diamankan – Polisi berjalan cepat berkaitan masalah pendapat pembalakan liar beberapa puluh kayu Sonokeling di ruas jalan nasional serta propinsi di lokasi Tulungagung serta Trenggalek. Delapan orang tersangka aktor ditangkap bersama beberapa tanda bukti.

Delapan tersangka datang di Polres Trenggalek pada Jumat siang, delapan orang itu terlihat menutupi mukanya dengan kain sarung serta kaus. Setelah itu polisi langsung menggiring beberapa tersangka aktor ke lantai dua Polres Trenggalek untuk dikerjakan proses kontrol.

Tidak hanya tersangka aktor, polisi pun mengamankan beberapa tanda bukti, salah satunya satu unit truk, beberapa potongan kayu Sonokeling, gergaji mesin dan tali tambang yang dipakai untuk menolong proses penebangan kayu.

Sesaat Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana malas memberi komentar banyak berkaitan penangkapan delapan orang itu. Pihaknya berkelit masalah itu dengan detil akan dikatakan langsung oleh Kapolres Trenggalek.

“Minta maaf kami belum dapat mengemukakan, sebab kami baru hadir dari giat penangkapan, kelak akan dikatakan Pak Kapolres,” kata Sumi Andana, Jumat (12/4/2019).

Awal mulanya, 89 kayu Sonokeling di ruas jalan propinsi serta nasional yang berada di lokasi Tulungagung serta Trenggalek ditebang tanpa ada izin sah dari BKSDA ataupun lembaga yang berkuasa. Penebangan diduga dikerjakan oleh sindikat yang sudah terorganisir.

Hasil dari investigasi lapangan yang dikerjakan Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, Balai Konservasi serta Sumberdaya Alam ( BKSDA) serta Jaringan Pemantau Berdiri sendiri Kehutanan (JPIK) menyebutkan proses penebangan kayu yang masuk appendix II itu diindikasi sudah melanggar hukum.

Berkaitan penangkapan itu, anggota JPIK, Mohammad Ichwan mengapresiasi langkah cepat yang dikerjakan Polres Trenggalek. Pihaknya mengharap hal tersebut jadi tanda-tanda baik pada perlakuan pendapat pembalakan Sonokeling.

“Kami perasaan ini ialah mengagumkan, terima kasih Polres Trenggalek. Kami menggerakkan Polres Tulungagung pun lakukan hal sama, ini saya ke Polres Tulungagung untuk memberikan laporan masalah Sonokeling,” tutur Ichwan.

About admin