Home / Berita Umum / Bendera Indonesia Di Pasang Di Markas PBB Di New York

Bendera Indonesia Di Pasang Di Markas PBB Di New York

Bendera Indonesia Di Pasang Di Markas PBB Di New York – Indonesia sah jadi anggota tidak masih Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bendera Merah Putih dipancangkan di Markas PBB, New York.

Seperti info wartawan Perutusan Masih Republik Indonesia (PTRI) New York, Kamis (3/1/2019), pencanangan Sang Saka Merah Putih di Markas PBB dikerjakan pada 2 Januari 2019. Melalui acara simbolik itu, Indonesia sah jadi anggota tidak masih DK PBB sampai 31 Desember 2020.

Pemancang bendera Merah Putih ialah Wakil Masih (Watap) RI pada PBB di New York yaitu Duta Besar, Dian Triansyah Djani. Ia mengatakan berhasilnya Indonesia jadi anggota tidak masih DK PBB tidak terlepas dari suport 144 nada dari 193 negara anggota PBB, bulan Juni 2018 kemarin.

Besarnya suport itu adalah bentuk keyakinan penduduk internasional pada rekam jejak diplomasi serta politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif serta bertindak terpenting dalam mengawasi perdamaian dunia,” kata Djani.

Indonesia bersama dengan 14 negara yang lain (AS, Inggris, Perancis, Rusia, RRT, Kuwait, Afrika Selatan, Pantai Gading, Equatorial Guinea, Jerman, Belgia, Polandia, Peru, serta Republik Dominika) bisa menjadi sisi proses dari perumusan kebijaksanaan untuk mengawasi perdamaian serta keamanan internasional sesuai dengan mandatnya di Piagam PBB.

Dari semua negara itu, Indonesia adalah negara penyumbang pasukan paling besar untuk Misi Keamanan PBB. Indonesia akan memberikan perhatian pada penambahan efisiensi serta efektifitas misi perdamaian PBB (UN Peace Keeping Operations).

Djani sebagai Watap RI di PBB jadi Ketua Komite Resolusi DK PBB 1540 tentang senjata pemusnah massal, Komite Sangsi berkaitan dengan terorisme seperti Komite Sangsi Resolusi DK PBB 1267, serta akan mengetuai Komite Sangsi Resolusi DK PBB 1988. Indonesia akan jadi Wakil Ketua Komite Sangsi untuk Sudan Selatan serta Komite Sangsi tentang Irak.

Negara anggota PBB lainnya yang mengawali waktu keanggotaannya di DK PBB pada periode yang sama ialah Afrika Selatan, Belgia, Republik Dominika, Jerman. Beberapa negara itu akan menukar negara anggota tidak masih Dewan Keamanan PBB yang selesai waktu jabatannya semenjak 31 Desember 2018, yakni: Kazakhstan, Bolivia, Ethiopia, Belanda serta Swedia

Keanggotaan Indonesia di DK PBB ini ialah keanggotaan yang ke empat kalinya sesudah periode 1973-1974, 1995-1996, serta 2007-2008.

About admin