Home / Berita Umum / Bendungan Way Mempunyai Kemampuan Tampung 68 juta mtr

Bendungan Way Mempunyai Kemampuan Tampung 68 juta mtr

Bendungan Way Mempunyai Kemampuan Tampung 68 juta mtr – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) membidik pembangunan 65 bendungan pada periode 2015-2019. Keseluruhan itu terbagi dalam pembangunan 16 bendungan kelanjutan serta 49 bendungan baru.

Salah satunya bendungan baru dibuat ialah Way Sekampung yang terdapat di Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu Propinsi Lampung.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan pembangunan Bendungan Way Sekampung mempunyai banyak faedah, dari mulai irigasi, air baku serta kurangi kemungkinan banjir, dan untuk pariwisata.

“Faedahnya, pada penerapan pasti ada untuk Way Sekampung lalu waktu selesai dapat dipakai untuk wisata” kata Basuki waktu mengevaluasi pembangunan bendungan Way Sekampung, Kamis (22/11/2018).

Bendungan itu mempunyai kemampuan tampung 68 juta mtr. kubik yang akan memberi supply air irigasi seluas 72.707 hektar, kekuatan listrik 5,4 MW, serta mereduksi banjir 185 m3/detik

Bendungan Way Sekampung akan menyiapkan air baku untuk Kota Bandar Lampung, Kota Metro, serta Kabupaten Lampung Selatan sebesar 2,48 m3/detik serta jadi tempat wisata di Kabupaten Pringsewu.

Meskipun begitu, Basuki menyarankan pada pengelola Bendungan Way Sekampung supaya tidak ada keramba ikan yang dapat mengakibatkan kerusakan kualitas air.

“Jangan pernah ada keramba sebab mengakibatkan kerusakan kualitas air,” tutur ia.

Bisa didapati, Bendungan Way Sekampung jadi infrastruktur strategis yang terdapat di Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu Propinsi Lampung yang ada pada dua kabupaten, yakni Kabupaten Tanggamus serta Pringsewu, direncanakan mempunyai kemampuan tampung 46 juta m3 serta berperan untuk irigasi, air baku serta kurangi kemungkinan banjir.

Kontrak Bendungan Way Sekampung di tandatangani pada November 2016, terdiri jadi dua paket yang ditangani oleh PT PP (Persero) serta PT Waskita Karya (Persero) menjadi kontraktor pelaksana dengan cost sebesar Rp 1,84 triliun termasuk juga pengawasan. Dengan nilai kontrak PT PP sebesar Rp 873 miliar, serta PT Waskita sebesar Rp 829 miliar

About admin