Komponen Aerodinamika di Motor Dovizioso Dinilai Ilegal Karena Terpisah dari Fairing

Komponen Aerodinamika di Motor Dovizioso Dinilai Ilegal Karena Terpisah dari Fairing – Seri perdana MotoGP 2019 udah terjadi, dengan tersisa dikit narasi. Technologi aero motor Desmosedici GP19 dipermasalahkan.

Seri perdana MotoGP 2019 udah digeber di Circuit Losail, Qatar, Minggu (10/3/2019) . Rider Ducati, Andrea Dovizioso, jadi pemenang balapan itu melalui perlawanan ketat di track dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez.

Selesai race, kemenangan Dovizioso rupanya digugat Suzuki, Honda, KTM, serta Aprilia. Pemicunya merupakan, ada sisi aerodinamika dari motor Dovizioso yg dikira ilegal.

Di motor Desmosedici GP19, kelihatan suatu bagian aerodinamika yg ada pas di muka ban belakang, serta terpasang dibawah swing arm motor Ducati. Ke-4 team menilainya, bagian itu ilegal lantaran terpisah dari fairing.

Walaupun sebenarnya, di sesion latihan bebas ke-tiga, rider Ducati yang lain Danilo Petrucci pernah menjajalnya. FIM lantas menampik tuntutan itu dengan argumen aerodinamika itu terpasang pada swing arm.

Bentuk aerodinamika yg dipasang Ducati, sedianya hampir menyerupai dengan technologi penghalau hujan (rain tech) di MotoGP. Mode teknologinya cukuplah kuno.

Sejak mulai 2016, mode aerodinamika begitu udah dimanfaatkan banyak pabrikan di MotoGP. Terpasang dibawah swing arm, serta memiliki fungsi buat perlindungan ban belakang.

Perbedaannya, rain tech dimanfaatkan buat perlindungan ban belakang dari aquaplanning atau situasi ban basah, yg dimanfaatkan di lintasan basah, tak memperoleh traksi pada permukaan lintasan. Di MotoGP Valencia 2016, technologi itu kelihatan.

Disaat itu, Yamaha, Ducati, serta Honda, memanfaatkan model aerodinamika begitu pas di muka ban belakangnya, buat bikin cipratan air dari depan tak perihal ban belakang dengan cara langsung.

Bahkan juga Yamaha pernah menggunakan kembali di Valencia tahun waktu lalu. Kelihatan ban belakang YZR-M1 terproteksi dari air hujan, dengan technologi yg menyerupai dengan aerodinamika Ducati yg saat ini dipermasalahkan.

Mengenai aerodinamika Ducati yg saat ini dipermasalahkan, dimaksud memiliki fungsi buat mendinginkan ban. Lewat kata beda model aeronamikanya sama, tetapi tidak sama fungsinya dengan rain tech.

Hal semacam itu lantas pernah disinggung editor Mottomater, David Emmett. Dia menilainya mungkin Ducati mendapat inspirasi dari rain tech yg sedianya udah lebih dahulu dijajal Yamaha.

” Saya mendunga Ducati menyaksikan penangkal hujan Yamaha serta terinpirasi, ” cuitnya di Twitter.

Yang pasti, soal ini belum juga usai benar. Ke-4 team saat ini ajukan tuntutan ke MotoGP Court of Appeals buat menuntaskan soal ini.