Home / Berita Umum / Pada Agustus Prediksian Puncak Kemarau Jakarta Utara

Pada Agustus Prediksian Puncak Kemarau Jakarta Utara

Pada Agustus Prediksian Puncak Kemarau Jakarta Utara – Tubuh Meteorologi Klimatologi serta Geofisika (BMKG) menyebutkan kemarau telah menempa Jakarta. BMKG menyebutkan daerah Jakarta Utara telah lebih dua bulan tidak diguyur hujan.

“Berdasar monitoring kita, BMKG, daerah Jakarta Utara telah ada yang lebih dari 60 hari tidak ada hujan. Selanjutnya, wilayah Jakarta yang lain 31-60 hari. Jadi 1-2 bulan,” kata Kepala Subbidang Info Iklim BMKG, Adi Ripaldi, waktu dihubungi, Rabu (17/7/2019).

Insiden itu membuat berpengaruh pada tersedianya air tanah. Tetapi, masih aman buat warga yang memakai air PAM.

“Buat yang memakai dari PDAM, mungkin masih tidak terimbas ya. Tetapi buat warga yang manfaatkan sumur dangkal, telah mulai terimbas. Di sejumlah wilayah terjadi laporan warga telah mulai beli air bersih,” sebut Adi.

Adi menyebutkan, kemarau akan berlangsung sampai bulan Oktober di Jakarta. Sedang, pucuk kemarau di berlangsung pada Agustus serta September.

“Jika di Jakarta Utara (pucuk kemarau) seputar Agustus, Jakarta Selatan serta yang lain seputar September,” sebut Adi.

Awalnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati memprediksi pucuk musim kemarau di Indonesia tahun ini akan berlangsung pada bulan Agustus. Efeknya akan berlangsung kekeringan di sejumlah daerah.

“Yang kami adukan (pada Presiden Jokowi) ialah perkiraan pucuk musim kemarau ialah bulan Agustus serta efeknya berbentuk kekeringan itu dapat sampai September untuk daerah di samping selatan khatulistiwa,” kata Dwikorita selesai rapat hanya terbatas dengan Presiden Jokowi di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/7).

About penulis77