Home / Berita Umum / Perang Dagang Antara Antara AS Dan China Hangatkan Bulan Ini

Perang Dagang Antara Antara AS Dan China Hangatkan Bulan Ini

Perang Dagang Antara Antara AS Dan China Hangatkan Bulan Ini – Produsen sepatu terkenal seperti, Nike, Adidas, Under Armour, Foot Locker serta merk yang lain mencemaskan kecamuk perang dagang di antara Amerika Serikat (AS) dengan China. Mereka menjelaskan perang dagang dapat jadi musibah.

Maklum, sepatu memang jadi satu diantara daftar produk yang diusulkan untuk dipakai biaya import oleh AS. Atas kecemasan itu, mereka bersurat pada Presiden AS Donald Trump, Perwakilan Dagang Amerika Serikat Robert Lighthizer, Menteri Keuangan Steven Mnuchin, Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross serta Direktur Dewan Ekonomi Nasional Larry Kudlow.

Dalam surat itu, mereka menjelaskan tiap penambahan biaya atas produk alas kaki import asal China akan berefek langsung serta periode panjang pada kehidupan warga AS. “Ini akan meneror keberlangsungan ekonomi banyak perusahaan serta industri kami,”.

Jadi info perang dagang di antara AS serta China kembali menghangat awal bulan ini. Penambahan ketegangan berlangsung sesudah pemerintahan Presiden Trump putuskan untuk meningkatkan biaya import barang berharga US$200 miliar dari China.

Tidak hanya kenaikan itu, Trump masih merencanakan untuk menetapkan biaya import sebesar 25 % atas barang import sejumlah US$325 miliar asal China. Barang-barang yang masuk dalam daftar produk yang terserang biaya itu ialah, sepatu kets, mainan serta produk customer yang lain.

Jika biaya jadi diresmikan, distributor serta pengecer alas kaki Amerika memprediksi jika mereka akan terserang cost penambahan US$7 miliar per tahun untuk konsumen setia sepatu di AS. Masalahnya China ialah mata rantai penting dalam rantai suplai untuk perusahaan sepatu AS.

Berdasar data dari grup perdagangan industri ritel AS, China memberi 72% dari semua alas kaki yang di-import ke Negeri Paman Sam pada 2017 kemarin.

Seputar 26% alas kaki Nike (NKE) serta 26% dari baju Nike di produksi di Cina pada tahun fiskal 2018.

“Kami bisa memberikan keyakinan Anda (Trump) jika tiap kenaikan cost import sepatu mempunyai efek langsung pada customer alas kaki Amerika, “catat perusahaan-perusahaan dalam surat mereka.

Dalam surat mereka pada Trump, perusahaan itu menjelaskan mereka tidak bisa secara cepat merubah produksi keluar dari China.

“Alas kaki ialah industri yang begitu padat modal, dengan rencana sekian tahun dibutuhkan untuk bikin ketetapan sumber, serta perusahaan tidak dapat cuma mengalihkan pabrik untuk sesuaikan dengan pergantian ini,” tuturnya.

About penulis77