Home / Berita Umum / PNS Jadi Terduga Pencabulan Disabilitas Di Bawah Umur

PNS Jadi Terduga Pencabulan Disabilitas Di Bawah Umur

PNS Jadi Terduga Pencabulan Disabilitas Di Bawah Umur – Satreskrim Polres Cimahi memutuskan SR (48), pelaku PNS atau ASN, jadi terduga pencabulan anak dibawah usia. Karena tindakannya, SR diancam hukuman 15 tahun penjara.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N Adiputra menjelaskan proses penentuan terduga berdasar alat bukti serta hasil visum korban. “Dari alat bukti ke arah pencabulan,” kata Niko di Mapolres Cimahi, Selasa (3/7/2019).

SR yang bekerja jadi pelatih kursus buat penyandang disabilitas di lingkungan Dinsos Jawa barat lancarkan tindakan bejatnya pada korban yang disebut disabilitas rungu. Sesaat korban masih berumur 15 tahun.

“Aktor telah ditangkap semenjak empat hari waktu lalu, kami menyertakan tenaga pakar untuk menggali info dari korban. Aktor ini memang PNS di satu diantara dinas Pemprov Jawa Barat di Cimahi,” katanya.

Niko menjelaskan, insiden itu berlangsung pada Mei 2019 kira-kira jam 13.00 WIB di Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Kota Cimahi. Untuk melampiaskan nafsunya, SR merayu korban dengan membelikan rok, kerudung, pakaian, arloji serta makanan.

“Motifnya ada perasaan senang aktor pada korban, hasil dari visum tunjukkan ada tanda-tanda aksi pencabulan oleh SR,” tutur Niko.

Sekarang ini, faksinya masih lakukan pendalaman masalah untuk mengecek peluang terdapatnya korban SR lain dalam tempat rehabilitasi itu. Dia akan meneruskan proses hukum, walau terduga berusaha islah dengan korban.

“Ini delik pidana murni, jika masalah islah itu dapat jadi alasan buat hakim di persidangan kelak,” tuturnya.

Awalnya, SR merayu untuk menikah dengan korban pada seorang tuanya sesudah cukup usia serta usai mengakhiri pendidikan.

Untuk lengkapi berkas acara kontrol terduga, penyidik sudah mengecek tujuh orang saksi terhitung guru serta ibu pendamping korban yang memberikan laporan insiden ini.

Selain itu, SR mengaku dia sudah sempat gelap mata. “Saya mengaku khilaf, korban saya belikan makanan serta beberapa barang yang lain,” tutur SR.

About penulis77