Home / Berita Umum / Polisi Tidak Temukan Tanda Kehamilan Dari Jasad Fera

Polisi Tidak Temukan Tanda Kehamilan Dari Jasad Fera

Polisi Tidak Temukan Tanda Kehamilan Dari Jasad Fera – Polda Sumatera Selatan menyanggah pernyataan Prajurit Dua DP yang menyebutkan fakta lakukan pembunuhan serta mutilasi pacarnya, Fera Oktaria (21) sebab hamil. Polisi menyangka pernyataan Prada DP itu cuma alibi serta akan menutupi motif sebenarnya.

Berdasar pada pengakuan Prada DP yang dikatakan Kapendam II/Sriwijaya Djohan Darmawan, Prada DP akui melakukan hubungan intim terlebih dulu dengan Fera sebelum membunuhnya. Diluar itu Prada DP akui, motif membunuh sebab wanita yang dipacarinya semenjak SMA itu menekan untuk dinikahi sebab telah memiliki badan dua.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Supriadi menjelaskan, berdasar pada hasil visum di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, petugas tidak temukan bercak sperma di tempat. Petugas pun tidak temukan pertanda kehamilan pada jasad Fera.

“Mungkin saja pengakuan itu disebutkan Prada DP cuma untuk alibi. Tidak ada sinyal kehamilan, dari visum itu dapat disaksikan. Kenyataannya memang sisa sperma atau hamil pun tidak ada,” kata Supriadi, Jumat (14/6).

Supriadi menjelaskan, pernyataan DP itu juga berlawanan dengan info keluarga yang dikatakan pada penyidik Polda Sumsel. Supriadi berujar, faksi keluarga akui Fera ingin akhiri jalinan sebab Prada DP mempunyai karakter temperamen serta mudah tangan.

“Korban juga akui pada kelaurga sempat dianiaya oleh aktor pada terakhir sebelum pada akhirnya korban dibunuh. Tetapi waktu korban akan memutuskan hubungan dengan aktor, Prada DP menampik. Jadi mungkin bila korban hamil itu hanya alibi,” papar ia.

Awalnya team spesial Detasemen Intel Kodam II/Sriwijaya pada akhirnya sukses tangkap Prajurit Dua (Prada) TNI berinisial DP (22) yang melarikan diri ke satu diantara ponpes di Serang, Banten, Kamis (13/6) malam. Prada DP diamankan sesudah satu bulan kabur serta disersi semenjak 29 Mei kemarin.

DP disangka adalah aktor pembunuhan serta pemutilasi kekasihnya sendiri, Fera Oktaria di kamar penginapan Teman dekat Mulia Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Jumat (10/5).

Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Infateri Djohan Darmawan menjelaskan, DP akui membunuh Fera sebab akui hamil serta menekan untuk dinikahi. DP juga pada akhirnya kalut serta membunuh Fera.

“Dari kontrol sesaat DP akui membunuh FO sebab FO hamil. Ia kalut, belum siap sebab masih jalani pendidikan. Sudah sempat berseteru setelah itu DP membunuh FO,” sebut Djohan.

Tetapi penyidik akan pastikan kembali apa korban Fera memang hamil ataukah tidak. Terhitung cari kebenaran pada pernyataan Prada DP yang sudah sempat melakukan hubungan intim dengan Fera sebelum membunuh.

“Kita harus ada bukti otentik almarhum hamil. Pernyataan sesaat memang diakuinya mereka terkait tubuh. Akan kita mencari kebenarannya,” tutur Djohan.

About penulis77