Home / Indonesia / Salim Kancil Seperti Korban Tragedi 1965 |Peristiwa

Salim Kancil Seperti Korban Tragedi 1965 |Peristiwa

Salim Kancil Seperti Korban Tragedi 1965 |Peristiwa, Sabtu minggu dulu jadi hari paling kelabu bagi penduduk Kecamatan Pasiran, Kab Lumajang, Jawa Timur. Macam Mana tak, seseorang penduduk Desa Selok Awar-Awar meregang nyawa sebab dianiaya sekelompok orang.

Parahnya, penganiayaan kepada Salim Kancil oleh 40-an orang dilakukan telanjang di depan penduduk. Kekejian yang serupa tragedi 1965. Histori paling gelap negara ini yang menciptakan nyawa seakan tak ada harganya. Memang Lah korban tewas dalam penolakan tambang pasir ini tak banyaknya tragedi 1965, tetapi vulgarnya penganiayaan, ketakutan warga dan tak berdayanya negeri, menciptakan dua kasus ini serupa.

Dari investigasi yang dilakukan Komisi buat Orang Hilang dan Korban Kekerasan Surabaya, histori ini berlangsung terhadap Sabtu kemarin 26/9, ketika Salim dan Tosan, rekannya sesama aktivis Forum Komunikasi Warga Peduli Desa, menolak adanya penambangan pasir liar di desanya. Akibatnya, keduanya dikeroyok 40 orang pro-penambangan yang diduga kuat dibekingi perusahaan gede.

Tim Investigasi KontraS Surabaya, Fatkhul Khoir menyampaikan, kali perdana, kejadian ini menimpa Tosan. Dirinya digeruduk group orang di rumahnya kurang lebih pukul 07.00 WIB. “Tosan dijemput paksa di rumahnya. Tidak Dengan tidak sedikit berbicara, puluhan orang yang mengambil pentungan kayu, celurit dan batu itu mengeroyok Tosan,” jelas Fatkhul di Surabaya.

About admin