Home / Berita Umum / Suap Dirut PLN Nonaktif Sofyan Basir Iwan Mengakui Tidak Tahu

Suap Dirut PLN Nonaktif Sofyan Basir Iwan Mengakui Tidak Tahu

Suap Dirut PLN Nonaktif Sofyan Basir Iwan Mengakui Tidak Tahu – Direktur Penting PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Iwan Agung Firstantara dicheck KPK menjadi saksi masalah pendapat suap Dirut PLN nonaktif Sofyan Basir. Iwan akui tidak tahu masalah bagi-bagi fee berkaitan masalah pendapat suap PLTU Riau-1 yang menangkap Sofyan Basir.

“Benar-benar tidak ada, kita tidak tahu,” tutur Iwan selesai dicheck di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).

Diakuinya tidak ada info baru yang dikatakan ke penyidik. Menurut dia, keterangannya sama juga dengan yang dikatakannya waktu dicheck untuk terduga awalnya dalam masalah ini.

Sama juga seperti BAP saya sama juga dengan yang dahulu, dengan yang terduga saat ini. Tidak ada perihal yang baru, semua telah tersingkap dalam BAP serta semua telah tersingkap dalam persidangan,” katanya.

Iwan awalnya memang sudah sempat dicheck waktu penyelidikan untuk terduga lainnya dalam masalah ini, yakni bekas Anggota DPR Eni Maulani Saragih serta Bekas Menteri Sosial Idrus Marham. Ia sempat juga bersaksi di persidangan dengan terdakwa Eni Saragih.

Sofyan Basir diputuskan KPK menjadi terduga sebab disangka menolong Eni Saragih memperoleh suap dari entrepreneur Johanes Budisutrisno Kotjo berkaitan project PLTU Riau-1. Sofyan Basir adalah terduga ke lima yang diolah KPK dalam pergerakan suap project pembangkit listrik yang belum dibuat ini.

KPK menyangka Sofyan dijanjikan jatah yang sama juga dengan Eni serta Idrus Marham yang terlebih dulu diolah dalam masalah ini. Sofyan disangka bertindak aktif memerintah korps-nya supaya persetujuan dengan Kotjo berkaitan project itu selekasnya direalisasi.

KPK menyebutkan ada beberapa pertemuan yang berlangsung di hotel, restoran, kantor PLN, serta rumah Sofyan.

About admin