Home / Peristiwa / Tim Polresta Padang Ringkus Jambret Serta Begal

Tim Polresta Padang Ringkus Jambret Serta Begal

Tim Polresta Padang Ringkus Jambret Serta Begal – 1/2 jam sesudah beraksi, Dedi Tatto (40) diringkus tim paduan Polresta Padang. Spesialis jambret serta begal itu dibekuk petugas di Jalan Alang Laweh Koto, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, Sumatera Barat.

Polisi sangat terpaksa melumpuhkan pemeran dengan timah panas sesudah Dedi berusaha lari serta melawan petugas dengan senjata tajam. Lima butir peluru bersarang di kakinya.

Sebelumnya pemeran lakukan penjambretan di Kawasan Bundaran Air Mancur, Pasar Raya, Kota Padang. Waktu menjambret pemeran pernah diamankan salah seseorang anggota Polda Sumbar, tetapi berhasil kabur dengan merampas paksa mobil Suzuki Karimun warna silver BA 1864 QW punya mobil Andi Putra (40) .

Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz menyampaikan, pihaknya memperoleh kabar lewat komunikasi ada korban pencurian mobil. Kemudian pihaknya memberikan instruksi semua deretan serta dilakukan tindakan personel lalulintas.

” Anggota segera lakukan penyisiran di jalan yang ditunaikan deretan jalan raya serta polsek-polsek. Akhirnya hasil penyisiran diketemukan mobil ada di belakang hotel Grand Zuri, selanjutnya saya hubungi Kasat Reskrim untuk kirim tim hidden, sedang Anggota BM yang telah di tempat saya perintahkan tidak untuk menyentuh mobil itu sebelumnya tim hidden datang, ” terangnya.

Chairul Aziz menerangkan, waktu di ketahui kehadiran mobil, banyak personel memonitor dari jauh. Kemudian tim Buser yang ada di tempat lihat tersangka menuju mobil selanjutnya segera ditunaikan penangkapan.

” Tersangka ini adalah daftar pencarian orang (DPO) kita, tempo hari ada juga jambret serta pemerannya merupakan dia. Tersangka ini adalah spesialis jambret di Kota Padang. Pada pemeran juga akan kita jerat pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas sepuluh th. penjara.

Sesaat itu, menurut kesaksian anggota Direktorat Reskrimum Polda Sumbar, Brigadir Gita yang memergoki pemeran kala menjambret, menyampaikan waktu itu dirinya sendiri tengah ada tidak jauh dari pemeran. Dia lihat pemeran memakai sepeda kotor mandar mandir di tempat.

” Lihat gelagat pemeran, saya berprasangka buruk kelihatannya pemeran juga akan lakukan tindakan kejahatan hingga saya kerjakan pengintaian, ” tuturnya.

Kemudian, imbuhnya, pemeran nyatanya lakukan aksinya didalam angkutan kota dengan menjambret satu handphone. Kemudian, Brigadir Gita lakukan pengejaran.

” Saya berhasil menendang pemeran sampai pemeran terjatuh. Dalam kondisi terjatuh, pemeran pernah lakukan perlawanan sampai berlangsung perkelahian. Waktu tersebut, saya merangkulnya sembari keluarkan pistol serta pemeran berpura-pura menyerah, ” ulasnya.

” Tapi, waktu saya akan memasukkan pistol ke pinggang, pemeran memukul saya serta pegangan saya lepas. Pemeran segera kabur serta masuk ke Mobil Karimun Wagon berwarna silver yang mesinnya menyala dari pintu samping kiri. Takut dengan tindakan itu, yang memiliki mobil turun dari mobilnya serta pemeran kabur, ” sambungnya.

Lihat pemeran membegal mobil, Brigadir Gita selanjutnya pernah berikan tembakan peringatan, tetapi tembakan itu tidak buat pemeran menyerahkan diri serta jadi tancap gas dari tempat peristiwa. Waktu itu juga, Brigadir Gita selanjutnya menghubungi Polresta Padang untuk mendukung menangkap pemeran.

” Saya berniat berikan peringatan, namun tidak diindahkan oleh pemeran. Saya lihat ketika itu orang-orang ramai disana, hingga saya tidak menembak pemeran di tempat. Kita bersukur pemeran selanjutnya dapat di tangkap oleh Polresta Padang, ” papar Brigadir Gita.

About admin