Home / Berita Umum / Warga Di Boyolangu Geger Waktu Menemukan Samsul, Tewas Menggantung Dikandang Sapi

Warga Di Boyolangu Geger Waktu Menemukan Samsul, Tewas Menggantung Dikandang Sapi

Warga Di Boyolangu Geger Waktu Menemukan Samsul, Tewas Menggantung Dikandang Sapi – Warga Lingkungan Krajan, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, geger waktu menemukannya Samsul Muarif. Pria berumur 69 th. itu tewas menggantung di kandang sapi, dekat rel kereta barah.

Badan lanjut usia ini berharap pada dinding kandang yang terbuat dari anyaman bambu. Lehernya terikat seutas tali plastik yang diikatkan pada suatu pohon.

Petugas kepolisian dibantu warga pada akhirnya melepas tali yang menjerat leher Samsul. Jasad korban lalu dievakuasi menuju tempat tinggal Atijah, istrinya, lebih kurang berjarak 150 mtr. dari lokasi peristiwa.

Sempat ada langkah untuk membawa jasad korban ini ke RSUD Blambangan, Banyuwangi untuk ditunaikan autopsi. Tapi gagasan aparat itu tidak diterima pihak keluarga. Salah satu anak wanita korban bernama Mashurotin (40) , yang tinggal di Dusun Rupi, Desa Grogol, Kecamatan Giri, takut tidak sanggup membayar cost rumah sakit. Penolakkan itu dibubuhkan dalam selembar surat pernyataan.

Berita tewasnya Samsul karena gantung diri dibenarkan Kapolsek Giri AKP Jodana Gunadi lewat Kanitreskrim Ipda Bambang Suhardiman. Pemicunya dikira karena lilitan utang yang menimpa korban. Ini berdasar pada hasil olah TKP yang ditunaikan aparat.

” Malam saat sebelum peristiwa korban membagikan uang tabungan jemaah masjid. Dalam sistem pembagian ada kekurangan kira-kira Rp 800 ribu. Padahal uang tabungan jamaah diletakkan dalam buku tabungan sebagai tanggung jawabnya. Mungkin korban malu sebagai pengurus takmir, ” tutur Ipda Bambang mewakili Kapolsek AKP Jodana Gunadi, Kamis (10/5/2018) .

Kabar penambahan yang di terima aparat, lanjut Kanit Reskrim, berkat korban miliki beban utang pembelian ternak lebih kurang Rp 10 juta. Serta sisa pembayaran itu mesti dilunasi kurun waktu dekat saat sebelum Lebaran Idul Fitri. Ternak yang dipiara berbentuk 2 ekor sapi serta 2 ekor kambing. Terkecuali motif itu polisi tak berani meyakinkan akurasinya.

” Problem ke-2 ini lebih berat karna angka tanggungannya semakin banyak. Selama ini motif yang mendorong korban lakukan gantung diri berkat terlilit utang. Untuk sangkaan motif beda seperti yang mengedar di kelompok warga berkenaan korban yang digugat cerai oleh istri tuanya, Sulkanah, di Pengadilan Agama Banyuwangi belum juga dapat di pastikan, ” ujarnya.

Sejak poligami, korban memanglah pilih tinggal di tempat tinggal istri mudanya. Tempat tinggal istri tua serta muda cuma dipisahkan oleh rel kereta barah. Sebelum diketemukan wafat, sepanjang empat hari paling akhir korban di ketahui warga menginap di kandang.

About admin